Sabtu, 03 Maret 2012

5 Kriteria Istri Idaman Pria

Setiap orang punya kriteria tersendiri untuk memilih pasangan. Mungkin kebanyakan orang akan mencari pasangan yang tampan/cantik, mapan, baik hati, setia, dan berbagai hal baik lainnya. Namun tak seperti yang dikira kaum perempuan, pria ternyata tak selamanya mencari pasangan dari penampilan fisiknya saja. Selain rasa cinta, mereka juga mencari kriteria lain seperti ini:


1. Menaruh respek.

Sikap respek berlaku untuk pria maupun wanita. Jika seorang istri tidak dapat menghargai suaminya, maka suami pun tidak akan menghargai sang istri. Kehidupan perkawinan tanpa rasa saling menghargai satu sama lain ini tidak akan bertahan lama, dan suami mungkin akan mencari orang lain yang lebih menghargainya. Dengarkan ketika suami sedang berbicara meskipun Anda sudah tahu tentang apa yang disampaikannya, lakukan hal-hal yang diinginkannya (sejauh hal itu tidak melenceng dari prinsip-prinsip Anda), dan beri dia pujian. Selama Anda berupaya membuat suami senang dan bahagia, ia tak akan meninggalkan Anda.

2. Passionate.

Tidak ada pria yang tahan menjalani hubungan dengan wanita yang tidak memiliki daya tarik, dan mampu bersikap passionate terhadap dirinya. Anda boleh saja baik, pintar, dan sukses dalam karier. Namun jika Anda selalu bersikap kaku dalam suasana yang intim, gengsi untuk balas memeluk dan menciumnya, bahkan tidak pernah merespons obrolan yang menyangkut impian-impian dan harapan-harapannya, kehidupan perkawinan Anda akan hambar.
Ketertarikan satu sama lain adalah satu hal yang akan membuat hubungan tak akan pernah membosankan, dan hal ini tidak selalu berarti ketertarikan fisik, tetapi juga emosional. Perempuan yang mampu membawa suasana menyenangkan dalam hubungan, mengubah kondisi yang negatit menjadi positif, sangat menarik bagi pria. Anda bisa melakukan hal ini melalui godaan, rayuan, humor, dan pembawaan yang tidak mudah ditebak. Hm... yang terakhir ini boleh dibilang suatu berkah, akan menjadi nilai plus bila Anda bisa mengusahakannya.

3. Dewasa secara emosional.

 Dalam suatu hubungan pastilah ada situasi dimana Anda dan pasangan menanggapi sesuatu secara berbeda, dan menyebabkan salah pengertian. Bagaimana cara Anda merespons perbedaan ini, dan berbagi perasaan Anda? Perempuan yang matang secara emosional tentu tidak akan menyalahkan atau mengkritik pasangan karena perasaan tak nyaman yang ditimbulkannya. Sebaliknya, ia akan mengungkapkan perasaannya dengan cara yang jujur untuk membantu pria memahaminya.
Bagaimana Anda mengatasi emosi adalah salah satu hal terpenting yang dicari pria ketika memutuskan untuk menjalani hubungan serius dengan seorang perempuan. Jika Anda selalu berlagak bak drama queen untuk menunjukkan kemauan Anda, si dia pasti akan berpikir dua kali untuk meminta Anda menikahinya. Sebaliknya jika Anda dapat menunjukkan ketidaksepakatan mengenai pemikiran-pemikiran pria dengan sikap yang tenang, Anda akan memenangkan rasa respeknya. Ia akan merasa bahwa Anda lah tipe perempuan yang akan menjadi pendampingnya seumur hidup.



4. Independen.

Pria pasti akan senang jika Anda melibatkan dirinya dalam hidup Anda, tetapi, tidak sepanjang waktu. Sesekali menunjukkan rasa kecewa karena si dia membatalkan janji karena mendadak ada meeting dengan atasannya, boleh saja. Tetapi jika Anda selalu menanggapinya dengan marah-marah, mengunci diri di dalam kamar, lalu melarangnya menelepon Anda lagi (tetapi tetap marah-marah jika ia melakukan permintaan Anda), wow... ia pasti akan merasa ada beban berat di pundaknya. Tidak selamanya pria merasa harus menjadi sosok yang lebih pintar, mampu melindungi, dan memutuskan segala sesuatu. Ketika ia harus bertugas di luar kota, ia juga berharap Anda memiliki banyak aktivitas lain untuk mengisi waktu Anda.

Pria sejati menginginkan wanita yang mampu menginspirasinya, karena wanita ini punya hal-hal menarik dalam hidupnya. Pria tersebut tak akan terintimidasi oleh independensi dan kesuksesan Anda. Asalkan, Anda masih punya ruang untuk menjalani hubungan yang hebat bersamanya. Ketika Anda sedang bersamanya, hadirkan diri Anda seutuhnya. Berikan perhatian Anda buatnya.

5. Feminitas.

Menjadi perempuan feminin tidak berarti harus selalu memakai rok dan pintar memasak. Anda bisa menjadi seorang tomboi, namun tetap memiliki kesantunan seorang perempuan sejati. Ciri feminin itu bisa dilihat dari sikap, misalnya, tidak membuang ludah sembarangan, berdandan dengan pantas (meski Anda suka sekali memakai jaket bergaya militer), menjaga higienitas diri (rambut bersih, tidak bau badan, dan lain-lain), serta mampu membuat pria merasa jadi laki-laki sejati. Sama halnya jika Anda tidak menginginkan pria yang terlalu gemar bersolek untuk menjadi pasangan Anda, bukan?
Tentu, feminitas juga bisa dikaitkan dengan sikap yang mampu mencintai, merawat, dan memelihara. Mampu memasak, cekatan melakukan pekerjaan rumah tangga, mengasuh anak, memasangkan kancing kemejanya yang lepas, akan menjadi nilai lebih Anda di matanya.

Sumber